Selasa, 20 November 2007

Kemasan dan Warna

Sedikit tambahan tentang warna dan bentuk kemasan Aladina.
Setelah mencari bahan kami menemukan pembahasan dari saudara Fidel Bustami yang berasal dari Bidang Komunikasi dan Pendidikan Masyarakat Coremap tentang bentuk kemasan serta makna yang terdapat didalamnya berserta dengan warna yang digunakan. Kami memotong beberapa bahasannya yang berkaitan dengan desain kemasan yang sedang kami bahas yaitu Aladina.
Pembahasanya terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu
Dari bentuk dasar kotak : - keteraturan, logis, keamanan
                                              - dasar dari objek 3 dimensi yang berarti berat, massa dan kepadatan.
         penambahan bentuk lingkaran juga memberikan kesan presepsi kehangatan dan rasa          aman. Dalam hal ini berupa lambang untuk jamu dan juga gorilla.
Dari warna yang digunakan : - Merah ( energi, power, kehangatan, cinta, nafsu, agresi, bahaya )                                                       yang bila dikombinasikan dengan warna putih akan memiliki                                                       makna bahagia dalam budaya oriental.
                                                   - Biru ( kepercayaan, konservatif, keamanan, teknologi,                                                       kebersihan, keteraturan ) yang menjadi warna dasar dari Aladina
                                                   - Kuning ( optimis, harapan, kepercayaan ) yang terdapat pada                                                       jahe dan gambar sang Budha sendiri.
                                                   - Hijau ( alami, sehat, keberuntungan, pembaharuan ) yang                                                       mendapat sedikit prosi dalam desain kemasan Aladina.
Dari jenis warna yang digunakan juga memberikan kesan yang berbeda seperti warna biru                   pastel pada budaya Korea dianggap sebagai tanda kepercayaan.
Yang bisa disimpulkan sekaramg adalah semua pembahasan yang tertulis diatas merupakan penggambaran / penjelasan yang memang mewakili image Aladina sendiri yang terdiri dari berbagai macam warna yang juga merupakan simbol dari pencampuran yang ada.
Untuk sementara ini yang bisa kami simpulkan dulu.
Tunggu posting selanjutnya y !!!

arti huruf mandarin

ternyata sudah diposting keterangan mengenai huruf mandarin yg terdapat pada kemasan aladina ini. mungkin akan diberikan tambahan karena data yg saya dapatkan dari ichong (paman) yang memang berasal dari Taiwan dan bisa tulisan dan huruf mandarin sedikit berbeda dari data teman saya yg sebelumnya.

kalimat di depan dibacakan sebagai : wan sou pu ta tin di lai ai (baca dari kanan ke kiri menjadi ai lai di tin ta pu sou wan).
ai lai di tin itu merupakan nama produknya sendiri yaitu A-la-di-na.
secara keseluruhan kalimat tersebut intinya mengatakan bahwa dengan meminum obat ini maka dapat panjang umur.

bagian belakang ;

atas horisontal : wan tje li pu chin pu ( bacanya dibalik juga menjadi pu chin pu li tje wan).
pu : menambah
chin : segar
li : tenaga
tje wan : paling bagus
keseluruhannya diartikan menjadi obat ini paling bagus, menambah segar dan menambah tenaga. Misalkan setelah cape dengan minum obat ini maka akan menjadi merasa segar dan bertenaga kembali.

vertikal kanan : kau chi pu phin ( atas ke bawah )
kau chi : bagus
pu phin : pil/ kapsul / obat
keseluruhannya diartikan menjadi obat / kapsul yang paling baik/ bagus/ berkhasiat

vertikal kiri : fu fa lei shiang ( atas ke bawah )
secara keseluruhan diartikan bhawa aturan dosis pemakaian obat ini berada di dalam kemasan.


itu data yang saya dapat dari ichong (paman) saya. karena bahasa indonesianya juga masih kurang bagus, dibantu juga dengan kenalan ichong saya yang membantu menerjemahkannya ke dalam bahasa indonesia. pengejaan yang benarpun belum pasti sekali. namun secara garis besar demikianlah arti dari huruf mandarin yg ada pada kemasan ini.

mungkin nanti akan saya lengkapi datanya dan mengoreksi jikalau ada kesalahan dalam pengejaan kalimatnya..
gambarnya dapat dilihat di posting sebelumnya karena ada kesulitan dalam pemasukan gambar saat ini.

Senin, 19 November 2007

Tulisan Mandarin pada Kemasan

Akhirnya saya dapat mengetahui arti tulisan mandarin dari kemasan dari apo saya yang mengerti bahasa mandarin.

1. Pada halaman depan kemasan bagian bawah terdapat delapan huruf mandarin yang dibaca sbb:

* wan sou pu ta ting li lai ai

arti kalimat tersebut (dibaca dari kanan ke kiri) kira-kira adalah:

pakailah obat ini untuk menjadi besar, kuat dan tahan lama




2. Pada halaman belakang kemasan terdapat tiga kelompok huruf mandarin sbb:
* Pada bagian mendatar:

wan ce li pu cing pu
arti kalimat ini juga dari kanan ke kiri adalah sbb:
tambah kuat, tambah semangat seperti raja

* Pada bagian samping kiri:

fu fa nei ciang
arti kalimat ini (dibaca dari atas ke bawah) kira-kira sbb:
minumlah obat ini, bagus untuk tubuh

* Pada bagian samping kanan:
kao ci pu ping
arti kalimat ini (dibaca dari atas ke bawah) kira-kira sbb:
obat yang paling hebat dan bagus kualitasnya

Terjemahan bahasa mandarin ini saya tulis dengan ejaan cara baca Indonesia. Arti-arti kalimat ini merupakan terjemahan bebas, karena kalimat-kalimat ini bila diartikan huruf per huruf tidak akan tersusun menjadi satu kalimat yang utuh, karena ada beberapa huruf yang tidak dapat berdiri sendiri atau menjadi memiliki arti yang berbeda jika dipasangkan dengan huruf lainnya, atau beberapa huruf memiliki arti yang sama jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, namun memiliki arti dan penullisan yang berbeda dalam bahasa mandarin.

Minggu, 11 November 2007

Ehem

Posting ini hanya berupa penjelasan saja tentang jarangnya update / posting baru yg masuk. Kelompok kami sedikit mengalami hambatan dalam mengembangkan blog ini. Hambatan yang ada berupa masalah internal dan beberapa hal lainnya. Akan tetapi dengan adanya kerjasama dalam kelompok Tinjauan Desain ini maka masalah yang ada telah dibicarakan dan diupayakan penyelesaiannya. Sekian dan terima kasih.
ps: kita sedang mengambil ancang2 dalam UAS nanti, mungkin akan ada banyak tambahan sehubungan UAS yang berkaitan langsung dengan blog ini.

Selasa, 06 November 2007

Perpustakaan Nasional


Kemarin tgl 5 November 2007, saya datang ke Perpustakaan Nasional. Setibanya disana saya bingung harus masuk lewat mana. Akhirnya saya memutuskan untuk mengikuti orang sampai masuk ke lobby. Di lobby, saya bertanya kepada bagian informasi bagaimana cara membaca buku disana. Kemudian ia menjelaskan bahwa saya terlebih dahulu harus mendaftarkan diri ke tempat pendaftaran yang ada di ada di sekitar sana.
Bagian pendaftaran di lantai 1, saya dilayani oleh bapak Adonis, ia seorang yang ramah. Setiap pertanyaan saya dijawab dengan ramah. Setelah registrasi selesai, saya mengisi daftar anggota yang ada di bagian informasi tadi. Kemudian saya diberitahukan bahwa untuk mencari buku, saya harus naik ke lantai 2.

Di lantai 2 saya bingung sekali karena buku disana sangat sedikit tidak seperti perpustakaan biasa. Saya bertanya kepada bagian layanan katalog. Disana saya dibantu oleh ibu Rini, ia sedikit galak, tapi baik. Ia meminta saya mencari buku yang dimau di katalog online yang tidak jauh dari sana.. Saya mencari tentang packaging, tapi tidak menemukannya. Kemudian saya mencari ttg jamu. Saya menemukan 2 buku yang mungkin bermanfaat. Saya juga mencari buku ttg ginseng, tapi tidak juga menemukannya. Saya pun bertanya kepada ibu Rini mengapa buku yang saya cari hampir tidak ada. Lalu ia mencoba mambantu saya, tetapi tetap saja tidak ditemukan. Jadi saya hanya mencatat kode 2 buku tentang jamu yang sudah saya temukan tadi di kertas Bon Permintaan Perpustakaan Nasional yang sudah tersedia.
Setelah itu saya menunjukkan bon tersebut pada ibu Rini. Ia mengatakan bahwa bonnya diserahkan di lantai 3.

Di lantai 3, saya memasukkan bon permintaan tadi ke sebuah kotak yang sudah disiapkan, lalu saya diminta menunggu di ruang baca. Kata petugasnya, buku tersebut akan diantar ke ruang baca. Ternyata di perpustakaan nasional, kita tidak mengambil buku sendiri, tetapi buku yang kita mau akan diambilkan oleh petugasnya.
Tak berapa lama, nama saya dipanggil, ternyata petugasnya mengatakan 2 buku yang saya cari ternyata tidak ada. Saya jadi bingung karena di perpustakaan nasional yang saya pikir bukunya lengkap ternyata saya tidak mendapatkan buku yang saya cari. Sungguh aneh.
Karena jam 12 ada kuliah Tinjauan Desain, maka saya langsung meninggalkan perpustakaan nasional sekitar pukul 11.15. Ternyata jalanan sangat macet sehingga saya sampai di kampus pukul 13.25. Alhasil saya tidak mengikuti kelas Tinjauan Desain. Untungnya saya membawa bukti bon peminjaman buku td,dan menjelaskan kepada pak Adit alasan keterlambatan saya.

Semoga blog ini dapat berguna bagi teman-teman yang baru pertama kali ke Perpustakaan Nasional.

Berikut saya sertakan bukti Bon Permintaan. Terima Kasih.

Minggu, 04 November 2007

Pending.....

posting analisa kemasan belum semuanya saya posting...
dimohon maaf atas ketertundaannya...

untuk pemberitahuan kembali analisa utama kelompok kami adalah kemasan Aladina.
info yg sudah saya ditambahkan di bawah hanya sebagai pelengkap tambahan informasi kemasan yang lainnya serta aladina khususnya...
terima kasih...

chrisna

Analisis Kemasan Getuk Goreng Gaya Baru



Nama Produk : GETUK GORENG GAYA BARU
Nama Produsen : -
Alamat Produk : Sokaraja, Banyumas
Jenis Produk :Pangan
Jenis Rancangan : Label

Lembaga berwenang : DepKes RI
Nomor daftar legal : DEP. KES. RI. NO. 443.51.113/19.06/1991


Visual yang tampak : Tokoh wayang, border tradisional berwarna merah, merk produk Getuk Goreng GAYA BARU dengan adanya lingkaran putih d sampingnya.

Budaya yang mempengaruhi : Indonesia, semuanya merupakan pengaruh budaya Indonesia mulai dari pemakaian kata dan gambar yang merupakan khas Indonesia.

Ekspresionistik : Getuk merupakan makanan khas Banyumas, Indonesia, semua bersifat tradisional membuat produk ini terasa asli banyumas.

Instrumentalistik : Keseluruhan dari kemasan ini terlihat seperti murni dari budaya Indonesia. Elemen yang dipakai bercirikan Indonesia. Namun karena sudah diproduksi tahun 1911 ejaan juga sudah merupakan ejaan eyd yang disempurnakan kecuali nama jalan yg tidak berubah.

Analisis Kemasan Kertas Rokok Djanoko

tampak depan dan belakang


Bukaan Kemasan

Nama Produk : KERTAS ROKOK DJANOKO
Nama Produsen : -
Alamat Produk : -
Jenis Produk : Kertas rokok
Jenis Rancangan : Kemasan

Lembaga berwenang : -
No Merk Dagang : 78047

Visual yang tampak : Tokoh wayang Djanoko, list boder tradisional, pita bertuliskan DJANOKO dan gambar padi, wanita berkebaya dan janur, logo produk berupa djanoko dengan padi dibawahnya, tulisan berupa bahasa inggris yaitu spesial, long dan size, 1 bagian belakang kertas kemasan berwarna merah putih.

Budaya yang mempengaruhi : Indonesia, terlihat dari adanya gambar wanita berkebaya, wayang djanoko, jaur dan padi. sedangkan pengaruhbudaya barat tampak dari gambar pita dan kata dengan bahasa inggris yaitu spesial, long dan size.

Ekspresionistik : teknik penggambaran lebih real, pewarnaan seperti warna CMYK maka diperkirakan kemasan ini dicetak dengan teknik offset. Masih ada komposisi simetris. Pengaruh dari barat cukup kelihatan dengan penggunaan bahasa Inggris dan pita. tetapi produk ini terlihat merupakan produk indonesia yang bersifat tradisional karena masih menggunakan elemen-elemen berbau Indonesia seperti tokoh wayang Djanoko dan adanya gambar wanita berkebaya dengan janur di sebelahnya serta pemakaian warna merah putih pada salah satu bagian kemasan belakangnya.

Instrumentalistik : adanya percampuran 2 budaya Indonesia dengan Barat ( Inggris). Diperkirakan sudah diproduksi di tahun yg banyak kemajuan. terlihat dari warna kemasan dengan warna cmyk, diperkirakan teknik pencetakan dengan cara offset, pada jaman itu mungkin mulai berkembang percetakan. Adanya pengaruh kuat dari barat membuat produk ini menggunakan elemen yang berbau barat dan orang-orang melihat bahwa sesuatu yg berbau barat itu lebih modern.